Kenapa Italia Sujud Massal Karena Virus Corona? Ini Faktanya
VIVAnews – Beredar narasi di media sosial soal warga Italia bersujud karena pandemi virus corona atau covid-19. Konten tersebut diunggah akun youtube Mars Techno pada 31 Maret 2020 dengan judul 'Heboh, Orang Italia atau Peru Bersujud seperti Solat, Benarkah?'
Video berdurasi 2 menit 17 detik tersebut menampilkan banyak orang di tempat terbuka ramai bersujud. Berikut narasi dalam video tersebut:
"Masya Allah, warga Italia bersujud ramai-ramai. Semoga mendapat hidayah"
Lalu, akun facebook Mey Rianti juya mengunggah foto dari video yang sama. Berikut narasi di facebook:
Facebook:
"ITALIA BERSUJUD"
DI ITALIA….
Mereka mulai
"Bersujud"
Meski entah kepada
Siapa ?
Mereka Menangisi Diri.
Mereka Mohon Ampun
atas Dosa
Tapi entah kepada
Siapa ?
Tapi setidaknya mereka
Telah Mengakui :
Manusia Tidak Berdaya
Sama Sekali"
Verifikasi Fakta
Mengutip laman covid19.go.id, dalam video tersebut terdengar orang berbicara dengan suara keras dan menyebutkan kata Plaza San Martin. Ternyata video tersebut pernah tayang pada laman facebook Peru Jesucristo es la unica esperanza berjudul "Vigilia de Oracion Por el Peru. Plaza San Martin-Lima".
Video tersebut ternyata merupakan streaming dari politisi Peru bernama Alejandro Munante. Video tersebut diunggah pada 7 Desember 2019.
Dilansir dari altnews.in, unjuk rasa tersebut berlangsung pada 6 Desember 2019. Adapun Reuters mengonfirmasi kasus positif virus corona pertama kali terjadi di Peru pada 6 Maret 2020.
Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan video dengan narasi Italia bersujud massal karena virus corona adalah salah. Konten ini masuk kategori konten yang salah.
