Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mang Enjang, Penjual Kue Cubit Nyentrik di Bogor, Layani Pelanggan Pakai Bahasa Inggris Campur Sunda



 Masih ingat dengan kuliner tradisional atau makanan jadul kue cubit?

Kue yang ngehits diera tahun 90an ini kembali hitz di tahun 2020 ini.

Di Kota Bogor seorang penjual kue cubit memiliki gaya yang nyentrik.

Enjang Saeful Muslim atau yang akrab disapa Mang Enjang ini memiliki gaya has tersendiri saat berjualan.

Ketika melayani pembeli Ia sering kali memadukan bahasa Ingris dengan bahasa Sunda.

Seperti ketika ada pembeli yang menanyakan harga satu kue cubit dengan cepat Ia menjawab dengan bahasa Inggris.

"One Thousand just one piece, atau hijina sarebu (satu kue berharga seribu)," katanya sembari tertawa kecil.

Tak hanya memadukan bahasa Sunda dan Ingris Mang Enjang juga sering kali membuat pelesetan pelesetan nama-nama rasa kue cubitnya.

Diantaranya adalah ketika ada pembeli yang menanyakan rasa dan toping kue cubit.



"Untuk variannya aku ada vanila Capucinta (Capucino) buble gum, taro and then coklat, and green tea," ujarnya saat ditemui dilapak dagangannya yang disebut sebagai sarang laba-laba.

Sudah lama berjualan kue cubit diera kekinian Mang Enjang memang sengaja membuat inovasi baru dengan membuat berbagai rasa dan toping.

Inovasi itu dilakukan untuk memberikan rasa yang lezat dan beda dari yang lain.

"Iya yang membedakan kue cubit aku adalah taste nya (rasa) kalau kata anak anak sekarang itu rasanya duar," katanya.

Mang Enjang pun memiliki selogan untuk dagangannya yaitu 'Lumer di mulut emang yahut, krispinya ampe ke hati, receh tapi engga recehan, hangat lebih nikmat'.

" Jangan lupa mampir ke sarang laba-labangnya Mang Enjang, rasanya pecah badai," katanya.

Bagi Anda yang ingin membeli Kue Cubit Mang Enjang ada di Jalan Cimandala, Pomad, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.

Bedanya Whipping Cream dan Heavy Cream.

Ketika berbelanja ke supermarket, di bagian rak pendingin berisi susunan produk olahan susu, kamu akan melihat dua jenis produk bernama whipping cream dan heavy cream.

Dua produk ini biasa digunakan untuk membuat berbagai jenis masakan umumnya dessert atau makanan manis.

Kedua jenis krim cair memiliki perbedaan-meski sedikit.

Berikut adalah perbedaan Whipping cream dan heavy cream dikutip dari The Kitchn, Fine Cooking, dan All Recipe:

1. Kandungan lemak

Whipping cream dan Heavy cream adalah dua jenis krim golongan berlemak tinggi, namun persentasenya berbeda.

Whipping cream mengandung 35 persen lemak dan heavy cream persentase kandungan lemaknya lebih banyak, yaitu 38 persen lemak.

Kandungan lemak yang tinggi pada kedua jenis krim cair ini, membuatnya mudah untuk dikocok hingga bervolume atau mengembang.

2. Fungsi

Jumlah kandungan lemak whipping cream sebesar 35 persen membuat krim ini cocok untuk hiasan pie agar lebih lezat.

Whipping cream juga sering dijadikan topping minuman atau es krim agar tampilan semakin cantik.

Karena jumlah lemaknya tergolong cukup banyak, whipping cream bisa dipakai sebagai pengganti heavy cream pada masakan.

Jadi jika kamu tidak menemukan heavy cream untuk membuat kue atau masakan lain, jangan ragu untuk menggunakan whipping cream.



ementara karena kandungan lemak yang tinggi pada heavy cream membuat tekstur krim ini semakin kental.

Heavy cream juga tidak mudah menggumpal ketika dipanaskan.

Oleh karena itu heavy cream pas digunakan sebagai bahan membuat krim sup dan saus untuk memperkaya rasa.

3. Hasil akhir

Heavy cream dan whipping cream sama-sama bisa dijadikan krim kocok ( whipped cream) tetapi hasilnya akan berbeda.

Whipped cream yang dihasilkan dari whipping cream akan lebih lembut dan lebih ringan menjadikannya cocok ditaruh di atas hidangan penutup seperti salad.

Sedangkan whipped cream yang dihasilkan dari heavy cream akan lebih padat menjadikannya cocok diletakkan di atas cake/ bolu dan isian pastry.

4. Jumlah kalori dan harga

Heavy cream mengandung lebih banyak lima kalori per sendok makan dibanding whipping cream.

Harga heavy cream umumnya juga lebih mahal dibanding whipping cream.


sumber : bogor.tribunnews